Hot!

Caesar YKS dan Talafi, Antara Fakta dan Realita


Oleh: Maaher At-Thuwailibi

Sameeh.net - Saya kalau ngomongin Talafi, sudah tidak perlu ditanya lagi. Saya tahu betul dapurnya mereka ini. Dari A sampai Z. Mulai dari awamnya, ustadz-ustadznya, bahkan sampai tingkat ulamanya. bukan sok tahu, tapi faktanya memang demikian. Saya sangat tahu pola mereka ini dari masa ke masa. baik yang di pulau jawa maupun yang di pulau sumatera, bahkan yang di saudi arabia. Saya tahu...! bukan karena sakit hati atau punya masalah pribadi dengan “kaum suci tanpa dosa” ini, tetapi lebih karena urusan Aqidah dan Manhaj dakwah mereka yang prematur, ditambah lagi sikap muamalah mereka -secara umum- kepada kaum muslimin yang sering memicu konflik sosial dan gesekan-gesekan yang tak berkesudahan. 

Namun ingat: kita bukan membahas pribadi-pribadi tertentu atau membuka aib individu-individu tertentu apalagi sampai menyebut nama. Bukan. itu bukan manhaj kita. Manhaj kita bukan manhaj yang GAMPANG MENTAHDZIR, MANHAJ MERUSAK NAMA BAIK ORANG, ATAU MANHAJ MERAMPAS LAHAN DAKWAH ORANG, ATAU MANHAJ MENJATUHKAN KEHORMATAN ORANG, bukan. Ini mohon di catat.! Kita bicara secara umum. Jika ada yang ‘kejang-kejang’ atau ‘muntah darah’ membaca tulisan singkat saya ini, dapat dipastikan dia adalah TALAFI MURNI 24 KARAT yang perlu segera di larikan ke Rumah Sakit terdekat.

Baru-baru ini, terdengar kabar bahwa mantan artis Caesar YKS (yang bernama asli Caesar Aditya Putra) kembali nongol di TV sambil joged-joged. setelah sebelumnya ia ‘hijrah’ dari dunia ke-artisan atau intertaiment. Ada yang menyebut bahwa Caesar nongol di TV joged-joged karena di ‘bohongi’ oleh fihak produser. Singkat kata, ada satu hal yang terjadi antara ia dan fihak management film sehingga Caesar terpaksa harus joged-joged lagi. benar tidaknya, Allahu A’lam. yang pasti saya telah mengirim pesan singkat via WhatsApp ke istrinya Caesar (Indadari Mindrayanti) untuk menanyakan masalah ini dalam rangka tabayyun, namun belum ada balasan. Saya sudah mengubungi Caesar via telfon tapi tidak juga diangkat (sepertinya ia sibuk).

Saya ketemu Caesar ini sudah lama, kurang lebih 2 tahun yang lalu; saat saya khutbah jum’at di Masjid Darussalam Kota Wisata Cibubur dan kebetulan Caesar shalat di sana waktu itu. dia tidak mengenal saya karena memang SAYA TIDAK TERKENAL, tapi saya mengenal dia. Setelah selesai shalat dan hendak naik kendaraan, saya menyapa ia lebih dahulu dengan ucapan salam dan saya mendahuluinya berjabat tangan. ngobrol-ngobrol santai dengan singkat dan berakhir dengan tukaran no HP. Yang saya amati waktu itu, tidak ada sedikitpun aroma-aroma ‘Talafi’ pada diri Caesar. Justru gaya Jama’ah Tabligh begitu melekat pada dirinya. Jadi begini, waktu itu (saat awal kami berkenalan), saya melihat dia itu Jama’ah Tabligh banget gitu lho. gaya bicaranya, pola obrolannya, JT banget. Kenapa saya tau? Lha wong sejak kelas 1 SMP saya sudah ikut Jama’ah Tabligh (JT) 😊

Namun begitu, saya tetap menyimpulkan bahwa Caesar ini adalah orang yang baru taubat, baru hijrah. terlepas ke kelompok mana dia nyangkut, yang pasti ia adalah sosok manusia yang ingin baik, jadi orang baik, jadi orang sholih, dll. Begitu saya berbaik sangka...
Yang tersebar di dunia maya, Caesar YKS ini dekat dengan komunitas yang mengaku “Salafi”. mereka menyebutnya “Ustad-ustad Sunnah”. Apakah Caesar yang memang belajar agama di majelis mereka ataukah mereka yang sengaja menempel ke Caesar, Allahu A’lam. tapi yang pasti, sepanjang ia dan istrinya berinteraksi dengan kalangan yang mengaku pengikut Salaf dan menjalani kehidupan islami bersama ikhwah berjenggot dan ‘bercelana ngatung’, sempat terdengar kabar ke telinga saya kalau istri Caesar itu DILARANG NGAJI KE USTAD OEMAR MITA. sekali lagi, berita ini sempat terdengar ke telinga saya. Adapun benar tidaknya Allahu A’lam.

Jika pun benar Caesar ngaji di kalangan “Ustad-ustad Sunnah”, itu sah-sah saja. Allah punya HAK MUTLAK untuk mengarahkan dan membimbing hambanya ke mana ia harus belajar agama. Selama pengaruh yang ia dapati dari kalangan “pengemban dakwah sunnah” ini adalah nilai positif (misal: cara sholat yang benar, pelajaran aqidah dan ibadah yang benar, hukum halal-haram yang sesuai qur'an & sunnah, dan lainnya) ya tidak masalah. justru DOKTRIN mereka yang menganggap hanya kelompoknya yang paling suci tanpa dosa, kemudian doktrin menganggap sesat kelompok di luarnya, sikap keji kepada kaum muslimin ditengah masyarakat (berupa kebencian, kedengkian, dan adu domba), semua ini yang kita khawatirkan. Jika tidak mempengaruhi Caesar ya tidak masalah.

Namun, yang saya bidik disini bukanlah sosok Caesarnya. Tapi sikap Talafi di alam maya. disadari atau tidak, talafiyyin termasuk yang mengangkat nama Caesar ini (selain Teuku Wisnu) sehingga masyhur di kalangan aktivis pengajian dan pergerakan. Ia dijadikan sebagai ‘model’ islami yang mengandung value untuk kaum muda dan para pemula yang mencari kebenaran. Namanya di eluk-elukkan dan seakan diberi stempel ‘teladan’.

Yang menarik bagi saya adalah, sikap Talafi di dunia maya. Ketika Caesar YKS yang merupakan model/teladan mereka secara zhahir telah tampak jatuh dalam lembah kesalahan (yaitu kembali nongol di TV dan joged-joged), mereka memberi seribu satu udzur, dengan alasan ini dan itu. Bahkan tidak sedikit meme yang beredar mendoakan Caesar YKS agar kembali ke jalan Sunnah. Begitu katanya...😊😃

Pertanyaannya, bagaimana jika sosok artis yang Hijrah itu bukanlah Caesar atau yang dari kalangan mereka. Bukan dari kalangan Talafi. Katakanlah dari kalangan Haroki misalnya. Lalu si artis ini kembali lagi ke dunia “buram-buram” nya itu; kira-kira TALAFIYYIN SEJAGAD RAYA ini akankah memberi udzur kepada si artis Haroki ini? Akankah mereka memberi Udzur, berbaik sangka, dan mendoakan?? Atau malah mentahdzirnya? Mencaci makinya? membully nya dengan seabrek penghinaan seperti macan gila yang kelaparan? Atau bagaimana? Ini yang ingin saya tanyakan kepada publik dan saya ajak publik untuk membuktikannya.

Tentu fakta-fakta begini hanya akan didapati oleh mereka para aktivis media sosial. Jika anda yang pergi kerja pagi jam 7 pulang jam 5 sore lalu mandi, ngurus anak, bantu istri, dan tidak sempat berselancar di dunia maya, maka anda tidak akan pernah tau SIAPA DAN BAGAIMANA TALAFI ITU, baik di alam realita maupun di dunia maya ...
faham ya maksud saya ..?
Na’am. Allahu A’lam.