Hot!

Malam Pertama, Benarkah Nikmat?


Oleh: Aidh bin Abdullah Al-Qarni

Sameeh.net – Ada dua malam yang harus selalu dibayangkan oleh setiap muslim. Satu malam di rumah, bersama anak-anak dan keluarga dalam keadaan penuh nikmat dan kebahagiaan, kehidupan yang nyaman, bugar dan sehat. Sedang satu malam lainnya, malaikat maut akan datang kepadanya. Ia kemudian diletakkan di dalam kubur dalam keadaan seorang diri.

Apa yang Anda rasakan ketika malam pertamaku itu diletakkan di dalam kubur? Di mana tidak ada teman, sahabat, istri, anak-anak atau harta?

Malam pertama di dalam kubur. Ulama menangis karenanya, orang-orang bijak mengadu tentangnya, dan di dalamnya akan disusun semua susunan. Apakah masih ada tempat yang lebih jauh dari tempat ini? Adakah tempat yang lebih ganas dari tempat ini? Adakah yang lebih gelap dari tempat ini?

Tidak! Sekarang ulangi perhitunganmu. Sekarang bertaubatlah! Sekarang berhentilah dari maksiat. Wahai pengurus masjid yang tidak mengenal shalat. Wahai yang menentang Al-Quran, wahai yang menentang hukum-hukum Allah, wahai yang melakukan kemaksiatan kepada Allah, wahai yang melewati batas yang diharamkan Allah, bertaubatlah!

Wahai hamba-hamba Allah! Apa yang telah kita siapkan untuk malam itu, sementara Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

“Kubur itu taman di antara taman-taman yang ada di Surga atau lubang dari lubang-lubang yang ada di Neraka.” (HR. Tirmidzi).

Jika seorang hamba selamat darinya, maka ia sungguh sangat berbahagia. Tapi jika ia disiksa di dalam kubur, kita berlindung kepada Allah, sungguh ia telah merugi di akhirat keseluruhan.

Aku datang ke kuburan. Kuburan para pemimpin dan para bawahan, kuburan raja dan rakyat jelata, kuburan orang-orang kaya dan orang-orang miskin. Semua sama di sisi Allah. Apakah Anda melihat kuburan yang unggul dari kuburan yang lain? Apakah melaikat itu terjun ke dalam kubur yang terbuat dari emas atau perak? Demi Allah, ia telah meninggalkan kerajaan, istana, tentara dan segala sesuatu yang ia miliki. Ia mengenakan sepotong kain, seperti yang kita kenakan. Dan, ia pun dikuburkan di dalam tanah.
________
Disarikan dari buku “Sentuhan Spiritual Aidh Al-Qarni”.