Hot!

Bolehkah Menerima Gaji Dari Bank Konvensional?



Sameeh.net - Ada sebuah pertanyaan yang membuat kebanyakan pekerja bank dihinggapi rasa bimbang. Bagaimanakah hukum menerima gaji bulanan dari bank yang menjalankan praktek riba,  karena universitas menyerahkan kepada pihak bank untuk mentransfer gaji,  misalnya Bank Kairo ?

Jawaban :
Tidak diperbolehkan menyimpan uang di bank-bank yang menjalankan praktek riba,  karena di dalamnya terkandung unsur tolong menolong untuk berbuat dosa,  sedangkan Allah azza wa jalla telah melarang hal tersebut, dengan firman-Nya :

(...وَتَعَاوَنُوٱ عَلَ ٱلْبِّرِ وَٱلتَّقْوَى  وَلاَ تَعَاوَنُوْا عَلَ ٱلإِْثْمِ وَٱلْعُدْ وَنِ ...... ٢)

"...Dan tolong menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa,  dan jangan tolong menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran ...." ( QS.Al Maa-idah : 2 )

Diwajibkan untuk menarik kembali uang dari bank tersebut dan menyimpannya di tempat penyimpanan yang tidak menjalankan riba.
Jika tidak mendapatkan tempat penyimpanan yang Islami dan dikhawatirkan uang tersebut akan hilang,  maka diperbolehkan untuk menyimpannya disana tanpa mengambil bunga.

Wabillaahit taufiiq. Mudah-mudahan Allah senantiasa melimpahkan kesejahteraan dan keselamatan kepada Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam,  keluarga, dan para Sahabatnya.

Al-Lajnah ad-Daa-imah lil Buhuuts al-'Ilmiyyah wal Iftaa' (Komite Tetap Kajian Ilmiah dan Pemberian Fatwa )
Anggota : 'Abdullah bin Qu'ud
Anggota : 'Abdullah bn Ghudayan
Wkl Ketua : 'Abdurrazzaq 'Afifi
Ketua : 'Abdul 'Aziz bin 'Abdullah bin Baaz.

Dinukil di kitab Fatwa-Fatwa Jual Beli oleh Ulama-Ulama Besar Terkemuka

Pengumpul dan Penyusun
Ahmad bin 'Abdurrazzaq ad Duwaisy,  hal.311-312.

Sssttt,  jangan lihat kanan kiri depan belakang atas bawah,  hayya bina !!!

Lihat rekening Tabungan kita,  masih adakah yg ditempatkan atau disimpan di Bank Konvensional (Ribawi) ???

Lihat dompet / tas kita,  masih adakah kartu-kartu Plastik dari Bank Konvensional (Ribawi), baik itu kartu debit ataupun kartu kredit ?

Bila sudah tidak ada,  bersyukurlah,  dan ucapkan Alhamdulillah, antum telah diselamatkan Allah dari dosa-dosa RIBA.

namun bila masih ada,  maka segeralah bertobat, dan perbanyak mengucap kan Astaghfirullah,..dan bersabarlah agar segera dimudahkan oleh Allah untuk lepas dari dosa-dosa RIBA..

Ya Ikhwafillah...
Sisa umur kita nggak ada yang tahu,  apakah masih ada satu detik, satu menit, satu jam, satu hari, satu pekan, satu bulan, satu tahun lagi, maka bersegerahlah menuju Ampunan Allah yg luasnya seluas langit dan bumi..

Pasang Niat untuk segera menutup semua rekening yg ada di Perbankan Konvensional

Amalkan dengan perbuatan, dengan menggunting semua kartu-kartu ATM baik debit maupun kredit dari Bank Konvensional dan bersegeralah datangi bank bank Syariah (bank Islami) didekat anda...
karena takut azab Allah.

Alhamdulillah,  di Indonesia sudah banyak berdiri bank-bank Syariah (bank islami) dengan mengacu kpd UU No.21 tahun 2008 tentang Perbankan Syariah,

Sementara didaerah juga sudah dibuka kantor-kantor cabang Bank Syariah tersebut....

Sehingga kata darurat untuk menjadi nasabah bank konvensional tidak dapat dilakukan.

Perlu juga diberitahukan !! kpd Ikhwafillah,
bahwa seluruh produk perbankan konvensional yg dibutuhkan masyarakat pada umumnya dapat dilakukan di Perbankan Syariah sepanjang dihalalkan dalam Syariat  Islam.
Sementara Produk Perbankan Syariah tidak bisa dilakukan oleh Perbankan Konvenional,  seperti :
1. Sewa ( Ijarah )...akan dialihkan ke perusahaan leasing

2. Gadai ( Rahn )... akan dialihkan ke perusahaan penggadaian..

Subhanallah,  ternyata produk produk bank syariah (bank islami) lebih lengkap untuk masyarakat daripada bank konvnsional.

terus apalagi yg menjadi hambatan kita beralih ke bank syariah ???

itu..itu.... itu apa ?

Bank Syariahnya belum murni Syariah....mahal lagi..

Astaghfirullah,  tobat...

Subhat lagi nih....
dan subhat ini banyak terlontar di masyarakat ...

Yang menyampaikannya juga dari pemuka masyarakat atau orang orang yg diikuti bicaranya, amalannya,..

Para pemuka masyarakat dan orang-orang yg diikuti bicaranya tersebut dapat info dari pejabat bank syariah atau pegawai bank syariah  pada saat menjelaskan transaksi Syariah atau pada saat pengamalan dari akad akad Syariah itu sendiri,  terus ditambah lagi dapat informasi dari nasabah-nasabah bank syariah yang kecewa terhadap informasi yg diberikan dan layanan yg mereka terima pada saat menjelaskan akad dan juga pada saat melakukan transaksi di perbankan Syariah tersebut.

lengkap deh...
dan inilah yg menjadi pembenaran bagi Saudara kita yg kalah dari hawa nafsunya untuk tetap berbank konvensional....
dan juga ditambah lagi banyak kita lihat justru dari kalangan yg dianggap masyarakat berada dalam jalur Syariah seperti :
Rekening Wakaf, infaq,  sedekah,  zakat,  yay.anak yatim, yayasan Islam,  Sekolah Islam,  Travel haji dan Umroh, ini masih tetap menampilkan rekening bank konvensional di brosur,  spanduk,  banner atau media iklan untuk diketahui Masyarakat banyak.

Astaghfirullah,  tobat.....
Hayya bina !!!
apapun kondisinya kita tinggalkan bank konvensional karena takut azab Allah bukan alasan lainnya..
selanjutnya kita hijrah ke Bank Syariah apapun kekurangannya karena ingin mengharap Ridho Allah...

hayya bina !!!
kita saling ta'awun..
untuk menyelamatkan saudara kita yg masih bergelimang di lautan Riba..
juga membantu dan memberikan nasehat dan solusi untuk saudara kita yg sudah berbank syariah agar benar benar menjalankan layanan dan praktek akad akadnya sesuai Syariat Islam.

Intinya bila terlihat ada yg belum sempurna,  ayo kita sempurnakan, bila ada yg keliru ayo kita benarkan, dan utamanya jangan  meninggalkan Bank Syariah dan tetaplah kita harus terus berjuang dalam rangka menjalankan Islam secara kaffah.

Semoga Bank Syariah tegak di negeri Indonesia tercinta

Akhirnya kita semua saling nasehat menasehati dan terus secara istiqomah penulis mengingatkan, mengajak atau medakwahkan untuk segera :

"STBK - AKBS - IHBTR"

*AMDK Al JAMBI - BNIS*