Hot!

Bolehkah Berbisik-bisik?


Sameeh.net – Agama kita yang lurus mengajarkan agar kita tidak menanamkan keraguan di hati kaum muslimin, agar mereka selalu syak dan curiga. Dalam hal banyak hal kita diperintahkan untuk itu.

Nabi bersabda, “Jika kalian bertiga, maka janganlah dua orang berbisik-bisik tanpa yang ketiga, sampai kalian berbaur dengan orang banyak. Yang demikian itu agar tidak membuatnya sedih.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Ini adalah akhlak Nabi yang beliau ajarkan kepada umatnya. Jika dua orang orang berbisik tanpa orang yang ketiga, setan akan merasuki orang ketiga dengan mengatakan kepadanya, “Jangan-jangan mereka berdua berniat mencelakanmu dengan ini dan itu.”

Hukum ini juga berlaku bagi empat orang; tidak orang tidak boleh berbisik-bisik dengan meninggalkan satu orang. Begitu juga dengan lima orang, empat orang tidak boleh berbisik-bisik meninggalkan satu orang. Intinya, semua yang menyebabkan kesedihan seorang muslim, harus dihindari dan dijauhkan.

Jika terdapat beberapa orang: empat orang, lima orang atau lebih dari itu, maka diperbolehkan dua orang di antara mereka berbisik-bisik tanpa yang lain. Dalam kondisi seperti ini, kemungkinan menyinggung perasaan orang lain sangat tipis, atau bahkan tidak ada. 

Suatu hal yang aneh dan mengherankan melihat para lelaki dan wanita yang berbisik tentang sesuatu yang tidak perlu disampaikan secara berbisik. Dan berbisik itu dilakukan dihadapan orang yang ketiga yang tidak diikutsertakan. Tentu sikap seperti ini akan menyakitkan hati, menyedihkan hati dan membuat perasaan benci. Ini menunjukkan kebodohan akan ajaran agama dan kebodohan akan perbuatan yang menyakiti perasaan manusian.

Diringkas dari buku “Fikih Akhlak” karya Syaikh Musthafa al-‘Adawy. (Haikal/Sameeh.net)