Hot!

Jika Makanan Haram Dianggap 'Sepele'


Sameeh.net - Sungguh luar biasa banyak kaum  Muslimin pada masa sekarang ini menggampangkan masalah keharaman,  mereka terjerumus di dalamnya dan berlomba-lomba kepadanya,  terutama dalam urusan harta.

Karena itu,  jangan heran bila antum melihat dan mendengar setiap hari ada orang yg jatuh kedalam lumpur keharaman yg hina.
Ia menjual agama dan amanatnya dengan harta dunia yg sedikit.

Mereka lupa bahwa untuk harta ada 2 pertanyaan yg akan diberikan yakni :
1. Dari mana antum dapatkan harta tersebut ?

2. Dan kemana atau untuk apa harta yg telah antum peroleh tersebut di belanjakan ?

Hati hati !!!
Ya Ikhwafillah....
jangan mudah menggampangkan makanan haram masuk kedalam tubuh kita dan keluarga kita  karena dampak yg akan antum peroleh sangat besar dan berdampak dari dunia sampai akhirat lho..begitu juga untuk diri pribadi dan masyarakat berupa kebinasaan dan kehancuran di dunia dan akhirat lho...

mudah-mudahan ini menjadi nasehat untuk kita bersama agar hanya mencari rezeki atau harta yg halal saja dan terus berhati-hati dari perkara Syubhat, dan 
In Sya Allah antum tidak atau bukan termasuk golongan yg disinyalir oleh Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam dalam sabdanya :
يأْتِيْ عَلَى النَّاسِ ذَمَانٌ لاَيُبَالِي الْمَرْءُ مَاأَخَزَ مِنْهُ، أَمِنَ الْحَلاَلِ أَمْ مِنَ الْحَرَامِ
"Akan datang pada manusia suatu zaman yg ketika itu seseorang tidak peduli apa yg diambilnya,  apakah dari kehalalan ataukah dari keharaman." (HR.Al Bukhari)

ini menjadi bukti bagi kita akan kelemahan amanah dn kurang agama..

Semoga Allah menguatkan kita untuk tetap istiqomah dalam menjaga amanah dan terus semangat belajar agama, agar terhindar dari dampak-dampak makan sesuatu yg haram...

apa saja dampaknya bila kita makan sesuatu yg haram ?

1. Menghilangkan keberkahan
2. Do'a tidak terkabul
3. Penghalang dari diterimanya sedekah, haji, umrah, dan semua yg di dalamnya terdapat harta haram.
4. Kerusakan hati
5. Hidup dalam keadaan hina, gelisah lagi bimbang
6. Ancaman dengan adzab yg keras pada Hari Kiamat

Astaghfirullah,  tobat...

Agar kita bisa kuat dan tetap istiqomah pelajari dan memahami Rasa Takut kaum Salafush Shalih dan kehati-hatian mereka dari makan haram, bahkan dari Syubhat yakni :
1. Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa sallam
2. Abu Bakar Ash Shiddiq
3. Sa'ad in Abi Waqqash
4. Wahb bin Munabbih
5. Wuhaib bin al Ward

ini sekedar contoh Salafush shalih, tentang kehati hatian salaf shalih dari makan keharaman..

Semoga info yg sedikit ini dapat mmberikan kehati hatian pada diri kita masing masing dan mewaspadai perkara Subhat sebelum keharaman; karena siapa yg jatuh dalam perkara subhat,  maka ia jatuh dalam keharaman,  sebagaimana sabda Nabi Shallallahu 'alahi wa sallam :
مَنِ اتَّقَى الشُّبُهَاتِ اسْتَبْرَ أَلِدِيْنِهِ وَعِرْضِهِ وَمَنْ وَقَعَ فِي الشُّبُهَاتِ وَقَعَ فِي الْحَرَامِ
" Barang siapa meninggalkan perkara-perkara syubhat, maka ia mencari keterbebasan untuk agamanya ( dari kekurangan) dan kehormatannya. Siapa yg jatuh dalam perkara subhat,  maka ia jatuh dalam keharaman..." (dari hadits an-Nu'man bin Basyir dalam ash Shahiihah).

Disarikan dari kitab Akibat Makanan yang Haram! karya Abdullah bin Sa'ad al Faalih.

Sssttt,  jangan lihat kanan kiri depan belakang atas bawah,  hayya bina !!!

kita menjadi hamba Allah yg bertaqwa...
agar dimudahkan dan diberikan jalan keluar bila setiap ada kesulitan dan diberikan rezeki tanpa kita duga duga. baca QS.At Talaq ayat 2-3.

apa itu taqwa ?

Umar bin Abdil Aziz berkata : Taqwa kepada Allah bukanlah berpuasa disiang hari, atau qiyamul lail,  dan mencampur keduanya. Tapi taqwa kpd Allah ialah meninggalkan apa yg diharamkan Allah dan melaksanakan apa yang diwajibkan Allah. Barang siapa dikaruniai kebaikan setelah itu, maka itu adalah kebaikan yg ditambahkan kepada kebaikan lainnya. (Jaami'al 'Uluum wal Hikam I/263).

Subhnallah...
semoga kita diberikan kemudahan untuk meninggalkan apa yang diharamkan Allah,  seperti :
- Riba
- Zina
- Musik, Nyanyi
- Buka Aurat
- Minum khamr
- Merokok
- Berjudi
- Khianat
- Dusta
- Fitnah / Ghibah
- dll
dan diringankan dalam melaksanakan yg telah wajibkan Allah,  seperti :
- Membaca Al Qur'an
- Sholat lima waktu
- Puasa Ramadhan
- Haji bagi yg mampu
- Berkata Benar/jujur
- Amanah
- Rezeki/makanan yg Halal
- Menutup Aurat
- Menahan pandangan 
dll..

Alhamdulillah,  hari ini kita dapat lagi informasi untuk mendapatkan kebaikan di dunia dan akhirat...

Sisa umur ini,  hayya bina !!
kita segera kembali kpd jln Allah,  dan sebelum lupa ana ingatkan juga yg tak kala penting yakni :
Bila kita punya hutang atau kewajiban agar segera diselesaikan atau dibayar sebelum Allah memanggil kita..karena hutang ditagih sampai hari kiamat nanti.

dan tak lupa juga,  dan ini sebagai taubatan nashuha ana untuk terus dan tetap istiqomah mengingatkan dan mengajak antum agar segera mengucapkan dan mengamalkan :
"Selamat Tinggal Bank Konvensional"

selanjutnya Hijrah :

" Ayo Ke Bank Syariah "

In Sya Allah,  Hidup Berkah Tanpa Riba..

dan diakhir hayat dipanggil Allah dalam husnul khotimah, aamiin.

jangan lupa antum dan ana ingatkan terus, sebagai dakwah untuk meninggalkan yg haram yg sampai dengan saat ini ana pahami yakni :

" STBK - AKBS - IHBTR "

* AMDK Al JAMBI - BNIS *