Hot!

HADITS PALSU: 10 Wasiat Rasulullah Buat Fatimah


Oleh: Muhammad Husni Haikal

Sameeh.net - Akhir-akhir ini beredar sebuah tulisan yang sangat menyentuh ketika dibaca. Tulisan yang berisikan 10 wasiat Rasulullah kepada anaknya Fatimah. Tulisan dan hadits tersebut sudah sangat menjamur di kalangan masyarakat.

Namun, benarkah hadits yang dibawakan oleh Abu Hurairah itu shahih? Bahkan ada yang mengatakan riwayatnya dibawakan oleh Abu Musa Al-'Asyari. Mari kita kaji hadits tersebut.

Suatu hari Rasulullah SAW datang melawat anaknya Fatimah ra dan didapatinya sedang menangis. Maka bertanyalah Rasulullah
SAW: "Apakah yang membuat engkau menangis, wahai Fatimah?'
Fatimah menjawab, "Wahai ayahku, aku menangis disebabkan oleh keletihan yang tidak terkira ketika mengisar tepung dan menyediakan keperluan rumah. Sekiranya ayahanda menyuruh Imam Ali membeli seorang wanita suruhan, itu akan menjadi pemberian yang besar bagiku."

Mendengar kata-kata itu, hati Rasulullahﷺ teriris hingga berlinang air mata baginda. Lalu baginda pun duduk berhampiran alat pengisar kemudian mengambil segenggam gandum dan melafazkan (basmalah).

Ketika Rasulullah ﷺ memasukkan gandum tersebut ke dalam alat pengisar maka bergeraklah alat itu dengan sendirinya sambil alat itu memuji Allah dalam bahasa yang amat indah dan suara yang amat merdu sehingga semuanya dikisar. Lalu Baginda pun berkata, "Berhentilah kamu wahai alat pengisar " Ketika itu Allah telah menjadikan alat itu dapat berkata-kata. "Demi Allah yang mengantarmu dengan kebenaran sebagai seorang Rasul dan dengan berita sebagai orang yang diamanahkan. Aku tidak akan berhenti sebelum kau memberi jaminan dari Allah untuk menempatkan aku di dalam surga dan menjauhkan aku dari api Neraka." Berkata Rasulullah SAW: "Kau adalah batu, namun kau takut pada api Neraka" Alat pengisar menjawab, "Wahai Rasulullah, aku telah mendengar kata-kata ini dari Al Quran: "Wahai orang yang beriman, jauhkanlah dirimu dan ahli keluargamu dari api Neraka yang pembakarnya terdiri dari manusia dari batu-batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar dan keras, tidak mendurhakai terhadap apa yang diperintahkan Allah kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan."
Maka Rasulullah pun mendoakan untuk keselamatan batu itu. Selesai berdoa turunlah malaikat Jibril a.s dan berkata: "Wahai Muhammad, Tuhan yang untuknya segala pujian dan yang Maha Tinggi, mengirim salam dan penghormatan dan berpesan kepada engkau, beritahu batu itu berita gembira bahwa Allah telah menganugerahkan pada batu itu keselamatan dari api neraka dan meletakkannya di antara batu-batu surga di dalam mahligai Fatimah di mana ia akan bercahaya bagaikan matahari di alam ini."

Lalu disampaikan berita itu. Baginda memandang kepada Fatimah lalu bersabda: "Wahai Fatimah, sekianya begitu kehendakAllah, pengisar ini akan bekerja setiap hari tetapi Allah ingin mencatatkan untukmu perbuatan baik dan meninggikan derajatmu karena tanggung jawabmu yang berat itu. "

"Wahai Fatimah, untuk setiap wanita yang mengeluarkan peluh ketika membuat roti, Allah akan membina tujuh parit di antara dirinya dengan api Neraka, jarak di antara parit itu ialah sejauh langit dan bumi. "

"Wahai Fatimah, bagi setiap wanita yang memintal benang, Allah akan mencatatkan untuknya perbuatan baik sebanyak utas benang yang dibuat dan memadamkan seratus perbuatan jahat."

"Wahai Fatimah, untuk setiap wanita yang menganyam benang yang dibuatnya, Allah telah menentukan satu tempat khusus untuknya di atas takhta di hari Akhirat."

"Wahai Fatimah, bagi setiap wanita yang memintal benang dan kemudian dibuat pakaian untuk anak-anaknya maka Allah akan mencatatkan baginya pahala sama seperti orang yang memberi makan kepada seribu orang yang lapar dan memberi pakaian kepada seribu orang yang tidak berpakaian."

"Wahai Fatimah, bagi setiap wanita yang meminyakkan rambut anaknya, menyikatnya, mencuci pakaian-pakaian mereka dan mencuci akan diri anaknya itu, Allah akan mencatatkan untuknya pekerjaan baik sebanyak helai rambut mereka dan memadamkan sebanyak itu pula pekerjaan yang jahat dan menjadikan dinnya kelihatan berseri di mata orang-orang yang memperhatikan." (Riwayat Abu Hurairah)

Hadits tersebut adalah batil bahkan palsu sebagaimana yang dijelaskan oleh Syaikh Muhammad bin Shalih al-Manjid.

"Hadits ini dusta atas nama Nabi Shallallahu'alahi wa Sallah, tidak ditemukan riwayat mengenainya, tidak boleh menukil dan berbicara tentang hadits tersebut."

Namun, walaupun begitu kita tidak bisa menyangkal bahwa isi yang terkandung dalamnya ada yang benar. Tapi mengatasnamakan bahwa hadits tersebut adalah dari Rasulullah, ini merupakan kedustaan yang sangat besar.

Memang benar bahwa Rasulullah pernah berwasiat kepada putrinya. Namun redaksinya berbeda dengan yang sudah tersebar di masyarakat. 

Adapun hadits yang shahih tentang wasiat Rasulullah kepada Fatimah adalah sebagai berikut. 

Dari Ali Radhiyallahu'anhu, Bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallah bersabda kepada anaknya -Fatimah- tatkala ia meminta seorang pembantu, "Maukah kamu aku tunjukkan sesuatu yang lebih baik dari pada seorang pembantu? Yaitu ketika kamu hendak pergi tidur atau berbaring -Di kasur- bertakbirlah sebanyak 24 kali, bertasbihlah sebanyak 33, dan bertahmidlah sebanyak 33 kali. Itu semua jika kamu lakukan lebih baik dari pada seorang pembantu." (HR. Bukhari dan Muslim). Wallahu'alam.