Hot!

Indonesia Berdarah, NKRI Di Ambang Pintu Kehancuran


Oleh: Abu Husein At-Thuwailibi
(Forum Nasional Seruan Al-Haq)

Sameeh.net - Bismillah Was Shalatu Wa Salamu 'Ala Rasuulillah Wa 'Alaa Aalihi Wa Shahbihi Wa Man Waalah.

Saatnya merapatkan barisan, mempererat persatuan, menghindari perpecahan, dan selamatkan NKRI dari revolusi Syi'ah Iran.

Saudara-saudariku kaum muslimin, ahlus sunnah wal jama'ah, di seluruh nusantara, di malam-malam terakhir bulan suci ramadhan, air mata ini terus bercucuran, saya menangis terus-terusan, menangis bukan karena tak bisa makan, menangis bukan karena tak punya uang buat bayar hutang, bukan pula karena THR tak kunjung datang, akan tetapi saya menangis karena menyaksikan kondisi ummat islam yang semakin jauh terperosok dalam jurang keterpurukan, menangis menyaksikan para da'i yang kian hanyut dalam ombak perpecahan, menangis melihat bangsa indonesia yang semakin di ambang pintu kehancuran.

Ya, itulah fakta yang tak bisa terelakkan, itulah realita yang tidak bisa kita lupakan, detik-detik Revolusi berdarah gerakan terorisasi dari Iran. Ketahuilah wahai saudaraku, ini bukanlah ajang untuk menakut-nakuti orang-orang beriman, tapi ini adalah mengajak anda menuju langkah kewaspadaan.

Ya, sangat terasa, berbagai musibah dan bala itu semakin bertambah setelah sang pembawa bencana itu menjadi "Ulil Amri" bagi bangsa ini.

Seakan membenarkan prediksi seorang cendikiawan muslim alumnus Universitas Madinah, Dr.Muhammad Arifin Baderi,Lc.MA. dimana beliau berkata, "Ojo Kuwi adalah figur karbitan yang membawa seribu satu pesan jahat..."

Sejarah telah mengukir berbagai peristiwa berdarah yang membanjiri bangsa indonesia. Dimulai dari:

1. Pengeboman yang dilakukan gembong Syi'ah terhadap candi borobudur, peninggalan sejarah nusantara, pada tahun 1985.

Dan anda bisa baca beritanya pada link berikut ini :

http://www.nahimunkar.com/syiah-dan-rangkaian-kasus-peledakan-di-indonesia/

2. Provokasi dan bentrokan yang dilakukan Syi'ah di ternate sehingga mengalirkan darah kaum muslimin.

3. Pembantaian yang dilakukan terhadap ummat Islam di sampang yang mempertahankan agamanya atas penodaan yang dilakukan orang Syi'ah bernama Tajul Muluk.

4. Pembunuhan orang Syi'ah di puger jember terhadap warga NU bernama Pak Eko, kemudian ustad NU bernama Ustadz Fauzi di bacok oleh oknum Syi'ah di jatim.

5. Ancaman pembunuhan terhadap Ulama aswaja NU di madura, Habib Muhdhor Al-Hamid. Habib Muhdhor Al-Hamid hampir di bacok oleh Syi'ah namun berhasil di selamatkan oleh Allah.

6. Provokasi terselubung Syi'ah menciptakan konflik berdarah antar sesama ummat islam di batam dengan mengkambing hitamkan Radio Hang dan memfitnah Front Pembela Islam (FPI).

Dan konspirasi terselubung Syi'ah di batam dengan mengatasnamakan FPI bisa anda baca pada link berikut ini:

http://islamic-media-indonesia.blogspot.com/2014/01/selamatkan-radio-hang-dari-konspirasi.html?m=1

7. Pembantaian 30 orang Syi'ah pimpinan Habib Ibrahim terhadap majelis dzikir Az-Zikra sentul, bogor, binaan KH.Muhammad Arifin Ilham . Seorang warga Az-Zikra bernama Pak Faisal di culik dan di siksa beramai-ramai.

8. Provokasi Syi'ah di masjid raya bogor menciptakan konflik antar sesama ummat Islam dengan menjadikan Idahram alias Marhadi sebagai alat propaganda.

Dan berita konkritnya bisa anda baca pada link berikut ini:

http://www.gensyiah.com/bikin-kekacauan-di-masjid-raya-bogor-syaikh-idahram-di-kecam-masyarakat.html

Dan silahkan simak penjelasan saya pada link youtube berikut ini:

http://m.youtube.com/watch?v=QmW2X4Me6f0

Saudara-saudariku kaum muslimin, kita sebagai warga negara yang baik, hendaknya membantu pemerintah untuk segera ambil tindakan terhadap gerakan revolusioner terselubung yang sejatinya mengancam stabilitas negara ini. Ideologi Syi'ah yang berpusat di iran itu disadari atau tidak dapat menimbulkan konflik bilateral yang masif dan brutal di negara kesatuan republik indonesia ini. Sebagaimana terjadi di negara-negara Muslim lain seperti Libanon, bahrain, Suriah, Iraq, dan Yaman.

Namun sebaliknya, jika kondisi seperti ini terus dibiarkan, maka secara perlahan tapi pasti akan merongrong kelestarian ajaran ahlus sunnah wal jama'ah (aswaja) dan mengancam mengalirnya darah bangsa indonesia.

Allahu A'lam.