Hot!

Brigade Al-Qasam Menolak Dituduh Mendukung ISIS di Sinai


Sameeh.net - Dilansir dari Kiblat.net. Brigade Al-Qassam, sayap militer Gerakan Perlawanan Islam Hamas, menolak dituduh terlibat dalam peristiwa yang terjadi di Sinai, Mesir, beberapa hari terakhir. Al-Qassam menegaskan bahwa tuduhan itu dusta.

Juru bicara Al-Qassam, Abu Ubaidah, mengatakan dalam akun Twitter yang dipantau Al-Jazeera, Ahad (05/07), bahwa tuduhan yang dilontarkan Israel itu hanya bertujuan menciptakan kekacauan di barisan umat Islam.

“Pernyataan Israel tentang keterkaitan Al-Qassam dalam peristiwa yang berlangsung di Sinai hanya upaya baru untuk menciptakan kekacauan dan menabur perselisihan dan fitnah,” tulis Abu Ubaidah.

Dia menegaskan bahwa fokus dan tujuan utama brigadenya hanyalah membebaskan bumi Palestina yang terjajah. Kami tidak berpikir merencanakan agenda di luar negeri. Pertempuran kami sangat jelas bagi dunia internasional.

Sebelumnya, juru bicara Hamas Abu Zuhri menjelaskan bahwa tuduhan dusta Israel hanyalah bertujuan menghasut Hamas dan menjatuhkannya dalam ketegangan dengan Mesir. Dia menegaskan bahwa Hamas mengupaya segala tenaga demi menjaga perbatasan dan menghadang setiap upaya penyusupan baik dari maupun ke wilayah Gaza, untuk menetralkan perkembangan di wilayah Gaza.

Tuduhan Al-Qasam terlibat dalam peristiwa di Sinai dilontarkan oleh Koordinator Urusan Pemerintah Israel, Mayor Jenderal Yoav Mordechai, pada Kamis lalu kepada Al-Jazeera. Dia menuduh Hamas memberikan dukungan serangan dan juga senjata kepada gerilyawan di Sinai.

Pejuang Sinai telah berbaiat kepada Daulah Islamiyah beberapa hari lalu melancarkan serangan sengit kepada militer Mesir. Puluhan tentara dan polisi tewas akibat pertempuran itu.

Sampai saat ini, situasi di kota yang berbatasan dengan Gaza itu masih memanas. Militer Mesir mengerahkan bala bantuan termasuk pasukan udara untuk mendukung pertempuran.

Perlu diketahui, Daulah Islamiyah telah mengumumkan perang kepada gerakan Hamas. Dalam video yang diunggah beberapa waktu lalu dari Iraq, Daulah menyebut Hamas dengan Thaghut.

Sumber: Al-Jazeera
Penulis: Hunef Ibrahim