Hot!

Menjaga NKRI Dari Penyimpangan Idrus Romli, Syi'ah, Dan Hizbut Tahrir Adalah Wajib


Oleh: Abu Husein Ath-Thuwailbi

Sameeh.net - Idrus Romli, Syi'ah dan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) merupakan komponen yang dianggap menyimpang daripada Islam Ahlusunnah wal Jama'ah. Mereka terus-terusan berupaya menyebarkan propaganda ditengah-tengah umat Islam, khususnya ke masyarakat awam.

Mereka juga berlindung dibawah payung hukum Indonesia dalam menyebarkan paham mereka. Hukum Indonesia yang melegalkan keberadaan mereka di Indonesia dimanfaatkan dengan baik oleh mereka dalam menyebarkan propaganda. Mereka merasa legal bergerak ditengah umat Islam. Legalitas inilah yang dimanfaatkan Hizbut Tahrir yang punya sikap kontroversi terhadap Arab Saudi yang memimpin koalisi jihad menyerang Syi'ah Houtsi yang memberontak pada pemerintah Yaman. Demikian pula dengan Idrus Romli, da'i kontroversi yang semakin jauh menciptakan perpecahan dan propaganda di tengah-tengah kaum Muslimin indonesia dengan memanfaatkan kredibilitas organisasi NU sebagai kendaraan.

Meskipun legal dimata hukum Indonesia bukan berarti ajaran dan misi mereka legal dalam pandangan Islam Ahlussunnah wal Jama'ah. 

Umat Islam harus diberi pemahaman tentang penyimpangan-penyimpangan mereka agar tidak terjerumus ikut bersama mereka. Cara agar umat Islam dapat menghindari mereka adalah dengan menunjukkan penyimpangan yang ada pada kelompok-kelompok tersebut.

Sehingga menjadi wajib hukumnya menyebarkan dan membongkar kesesatan mereka, disamping memberikan pemahaman yang benar kepada umat Islam.

Ketua FORUM NASIONAL SERUAN AL-HAQ Ust.Abu Husein At-Thuwailibi pernah mengatakan wajib menyebarkan kesesatan paham aliran-aliran sesat. Aliran sesat yang dimaksud antara lain, Syi'ah, HTI dan oknum-oknum yang di indikasi  sebagai propagandis ummat islam dan pengacau keutuhan NKRI.