Hot!

Anjing Israel, Teror Anak Palestina


HEBRON (Sameeh.net) - Badan pengawas Hak Asasi Manusia (HAM) setempat pada hari Selasa (3/3) menyerukan diadilinya Israel ke pengadilan internasional terkait kemunculan rekaman yang menunjukkan pasukan Israel menggunakan anjing polisi untuk meneror anak Palestina.

“Adanya dua laporan baru UNICEF tentang penyiksaan terhadap anak-anak Palestina di penjara pendudukan [Israel], video terbaru ini sekali lagi menunjukkan sejatinya wajah sadis penjajahan Israel,” kata Fuad al-Khafash, direktur Ahrar Center for Human Rights Studies, sebuah LSM Palestina, pada Selasa (3/3).

“Kementerian keadilan dan urusan luar negeri Palestina harus meningkatkan tuntutan terhadap Israel sebelum pengadilan internasional,” katanya.

“Tentara pendudukan tidak memiliki semua moralitas dan nilai,” tambah al-Khafash. “Pasukan [yang muncul di dalam video] jelas menikmati penyiksaan anak itu.”

Pada hari Senin, aktivis Palestina memposting video online yang memperlihatkan tentara Israel menggunakan anjing polisi untuk meneror Hazem Abu Hashem, 16 tahun, saat menangkapnya di dekat kota Tepi Barat, Al-Khalil (Hebron).

Insiden ini dilaporkan terjadi di dekat blok pemukiman Yahudi, Karmei Zur, di mana Abu Hashem ditangkap selama konfrontasi antara pasukan Israel dan demonstran Palestina yang melemparkan batu.

Setelah video itu beredar secara online, media Israel melaporkan bahwa jaksa kepala militer Israel telah memerintahkan penyelidikan atas insiden tersebut.

Harian Haaretz Israel juga melaporkan bahwa mantan anggota parlemen Michael Ben Ari telah membagi video dengan sebuah kicauan: “Para prajurit mengajarkan teroris kecil pelajaran!”

Ben Ari mendesak pengikutnya di Twitter untuk berbagi video itu sehingga “setiap teroris kecil yang berencana untuk menyakiti tentara kita mendapat pelajaran berharga.”

Seperti diketahui, Israel menduduki Al-Quds (Yerusalem) Timur dan Tepi Barat selama Perang Timur Tengah 1967. Hukum internasional menganggap kedua wilayah yang diduduki Israel dan pembangunan permukiman Yahudi berada di tanah yang ilegal.

Sumber: Kiblat.net

Penulis: Qathrunnada